بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Halo teman2 semua, setelah di postingan saya sebelumnya yang membahas tentang pembuatan topologi jaringan menggunakan dengan menggunakan tracer CISCO, kali saya akan sedikit menjelaskan jenis topologi jaringan yang saya buat buat pada blog sebelumnya.  Berikut adalah gambar topologi jaringan yang saya buat :







Pada gambar tersebut saya membuat topologi jaringan berjenis topologi star, dengan menggunakan Beberapa komponen yaitu     :
1 Server
1 Hub
3 Router
3 Switch
12 PC

Topologi Star adalah topologi yang menggunakan setiap komputer melalui hub/switch. Fungsi hub/switch adalah sebagai pengatur dan pengendali dalam pengiriman ke komputer satu tanpa melewati komputer yang bukan tujuan
topologi star mengacu pada jaringan dimana semua node yang terhubung secara individual untuk satu hub umum. topologi jaringan dimana stasiun transmisi yang terhubung sedemikian rupa ke simpul pusat didesain menyerupai bentuk bintang. Pada dasarnya, desain topologi bintang sangat mirip dengan sebuah roda sepeda dengan jari-jari yang memancar dari pusat. Dalam tipe jaringan ini, pertukaran data hanya dapat dilakukan secara tidak langsung melalui simpul pusat ke semua node lainnya yang terhubung.

Alasan saya membuat topologi star karena topologi star mempunyai beberapa kelebihan yaitu
1.       Bersifat fleksibel
2.       Keamanan data yang tinggi
3.       Mudah dalam mendeteksi kerusakan pada jaringan
4.   Jika salah satu komputer mengalami kerusakan , jaringan akan tetap berjalan dan tidak menimbulkan masalah bagi komputer lainnya
5.   Pemasangan dan pengelolaan dari jaringan berbetuk bintang ini sangat mudah dan sangat sederhana dari segi Fungsionalitas
6.   Sangat mudah untuk memecahkan masalah,  karena semua jenis jaringan komputer selalu tergantung pada hub sentral artinya bahwa setiap masalah dalam pengoperasian jaringan dioperasi dapat ditelusuri ke hub pusat.
7.     Dalam topologi star, paket-paket data tidak mesti membuat jalan melalui berbagai node yang akan memastikan transfer data dengan cepat.
8.   Pada saat yang sama, faktanya bahwa paket data hanya melalui tiga titik berbeda untuk memastikan bahwa data sampai dengan aman.
9.    Sebagai node yang tidak terhubung satu sama lainnya, setiap masalah dalam satu node tidak mengganggu kinerja node lain dalam jaringan.
10.  Menambahkan atau menggantikan mesin baru yang lama sangat mudah dalam topologi jaringan ini, dan tidak mengganggu jaringan ke node lainnya.

Namun selain memiliki kelebihan yang sangat banyak, jenis topologi star ini juga mempunyai beberapa kekurangan , diantaranya       :
1.       Menggunakan biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel
2.       Jika hub/switch mengalami kerusakan, maka dapat melumpuhkan jaringan
3.       Jumlah terminal yang terbatas, bergantung dari jumlah port pada hub/switch
4.       Jika lalu lintas padat maka jaringan akan melambat
5.     Masalah utama dalam topologi bintang adalah kenyataan sangat bergantung pada fungsi hub pusat.
6.       Ukuran dari jaringan ini bergantung pada berapa banyak koneksi dapat dibuat untuk hub.
7.    Jenis jaringan ini membutuhkan lebih banyak kabel dibandingkan dengan topologi linear bus, yang berarti pengeluaran akan relatif tinggi.
8.     Kinerja seluruh jaringan secara langsung tergantung pada kinerja hub. Jika server lambat, akan menyebabkan seluruh jaringan menjadi lambat
9.    Jika salah satu simpul banyak memanfaatkan porsi pengolahan kemampuan yang signifikan dari hub pusat, akan mempengaruhi kinerja node lain.
Itu adalah ebberapa kelebihan dan kekurangan dari topologi jaringan star.

Selain membahas jenis topologi jaringan yang saya buat, saya juga akan sedikit membahas tentang beberapa resume perangkat jaringan diantaranya        :


1. Repeater
Repeater adalah alat jaringan kpmputer yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal yang berasal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus ada 2 (dua) alat, yaitu untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) & untuk menyebarkan lagi sinyal WIFI (accespoint), atau bisa juga sebagai alat penguat sinyal.
Fungsi Repeater diantaranya:
  1. Untuk mengover daerah-daerah yang sinyanlnya lemah dari Server (pemancar).
  2. Untuk memperjauh jangkauan sinyal dari Server (pemancar).
  3. Untuk mempermudah akses sinyal WIFI yang berasal dari Server.
Kelebihan :     
  1. Dapat memperkuat sinyal.
  2. Sebuah digital perangkat yang memperkuat, membentuk ulang, atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital untuk transmisi ulang.
  3. Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan pertama dari model OSI.
Kekurangan :
  1. Repeater harus di tempatkan di tempat yang tinggi.
  2. Memperpanjang jarak fisik jaringan
  3. Khusus terhubung media yang berbeda

2. Bridge 
Bridge adalah sebuah komponen jaringan komputer yang dapat digunakan untuk memperluas jaringan ataupun membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan-lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat dipakai untuk menggabungkan 2 (dua) buah media jaringan yang berbeda, seperti misalnya antara media kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair) dengan kabel serat optic/dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.
Fungsi Bridge diantaranya:
  • Bridge berfungsi sebagai pembagi sebuah jaringan sehingga menjadi dua buah jaringan. Bridge dapat mengatur informasi diantara kedua sisi network agar bisa berjalan dengan teratur.

Kelebihan Bridge

Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh perangkat keras jaringan yang satu ini. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari bridge :
Mempermudah proses monitoring pada sebuah jaringan
Salah satu hal yang dapat diandalkan dari penggunaan bridge sebagai perangkat keras jaringan adalah dapat mempermudah proses monitoring sebuah jaringan
Dapat membantu kemanaan data dari sebuah organisasi
Bridge merupakan salah satu alternative perluasan sebuah jaringan, namun tetap dengan mempertahankan aspek internal. Sehingga meskipun dengan menggunakan bridge, sebuah jaringan bisa ditarik keluar pulau, namun jaringan tersebut tetap menggunakan prinsip LAN dan intranet.

Kekurangan Bridge
  1. Bridge tidak dapat memblokir paket broadcast 
  2. Menambah delay pada jaringan. 
  3. Bila alamat yang di terima tidak di kenal oleh bridge, maka dapat di siarkan berita ke jaringan segmen.
  4. Bridge hanya mempunyai satu broadcat domain.
  5. Tehnik bridging dapat mengonsumsi banyak bandwidth
3. Pengertian NIC
NIC adalah singkatan dari Network Interface Card yaitu sebuah kartu yang fungsinya sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerja NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.
Fungsi NIC diantaranya:
  1. Sebagai media yang pengirimkan data ke komputer yang lain di dalam jaringan.
  2. Mengontrol data flow diantara komputer & sistem kabel.
  3. Sebagai penenerima data yang dikirim dari komputer/PC lain lewat kabel & menerjemahkannya ke dalam bit yang bisa dimengerti oleh komputer. 



SUMBER :
 1. http://umum-pengertian.blogspot.com/2016/05/kelebihan-dan-kekurangan-topologi-star.htm l
2. anakkuliahbsi.blogspot.com/2018/04/resume-repeater-bridge-dan-network.html 









1 comment: